Ruqyah Mandiri Sesuai Sunnah

Tidakkah hal ini bid'ah atau mengada-ada?

Tidakkah hal ini bid'ah atau mengada-ada? Beda antara mengembangkan dengan menciptakan hal baru. Semisal Rasulullah  ﷺ yang menyatakan bahwa syaitan itu berlarian dalam darah atau seperti berjalannya darah di nadi maka kita melakukan tehnik menekan dengan telapak tangan lalu kita mengembangkannya dengan melakukan penekanan disekitar urat nadi leher dengan telapak tangan dengan tujuan menyembelihnya.   

Rasulullah  ﷺ hanya berkata "Ukhruj ya Aduwallah!" atau artinya "Keluarlah wahai musuh Allah" dengan satu pukulan dan jin keluar atau hancur lalu sembuh namun kita sebagai hamba Allah yang tidak satu tingkatan level iman-nya dengan Rasulullah   ﷺ tentu tidak dengan serta merta melakukan hal yang sama terus semua tuntas. Kadang saya menghabiskan waktu sampai 5 hingga 7 jam menangani satu pasien, bahkan saya menemukan peruqyah melakukan therapi hingga 15 jam estafet. Kadang juga hanya beberapa menit tergantung ikhtiar dan kehendak Allah dalam mengabulkan do'a.   

Dalam perjalanan panjang ini kami menemukan tehnik baru. Kadang tidak sengaja dan kemudian kami menebarkannya bagi ummat yang mungkin membutuhkan tehnik itu, semisal jin yang berteriak kepanasan saat membacakan ayat tertentu lalu kami memakai ayat itu dan menamainya ayat pembakar.   

Tentu saja ini pegembangan bukan menciptakan hal baru, karena Allah mengaskan bahwa Al Quran itu obat dan kami memperdalamnya; bagian manakah dari al Qur'an itu yang menjadi obat selain ayat yanng Rasulullah bacakan. Karena pada intinya kita sedang berikhtiar bagaimana caranya agar sihir dan jin itu hilang, baik itu dengan mendakwahinya, berdialog, atau membunuhnya jika tidak mau keluar.   

                                                           32 (HR. An-Nasai, dalam Sunan al-Kubro no.11547, jilid 6 hal.474, terbitan Darul Kutub Ilmiyyah Beirut, cetakan pertama 1411 H)
Labels: Bid'ah atau Mengada-ada

Thanks for reading Tidakkah hal ini bid'ah atau mengada-ada? . Please share...!

Back To Top