Cara Meruqyah Anak Indigo

Panduan Ruqyah Anak Indigo
 Cara Meruqyah Anak Indigo 

Di negeri ini anak indigo dinilai sebagai anak istimewa, unik dan di sebut-sebut sebagai pemilik karomah atau memiliki indra ke 6. Tidak, sekali-kali tidak! Anak indigo adalah musibah yang disebabkan oleh salah satu atau kedua orang tuanya.  

Anak indigo, yang bisa meramal, mengobati, melihat penampakan, prilakunya cendrung hyperaktif atau sebaliknya pendiam adalah anak yang terkena gangguan jin atau dalam tubuhnya ada jin, sejak kecil atau bahkan sejak dalam janin. Jika dibiarkan anak indigo ini bisa menjadi penjahat atau keseluruhan hidupnya gelisah dan dibayang-bayangi alam lain yang dia sendiri tidak mengerti atau tidak dia ingini.  

Indigo bukan kelebihan justru kelemahan dan kekurangan, ia harus mendapat perhatian lebih dan didekatkan dengan al Qur’an dan syariat yang lurus. Jin-jin yang mengganggunya harus dilenyapkan agar ia hidup dan leluasa menjalankan syariat sebagai anak normal lainnya. Karena semakin dewasa jin-jinnya semakin banyak dan kuat.  

Ruqyahnya pun berbagai macam cara, bergantung kepada tingkatan usia. Selengkapnya bisa disimak di website http://www.ruqyahmandiri.com/

Tehnik Ruqyah:  
- Untuk menghilangkan indigo, harus ada kemauan dari anak terlebih dahulu. Atau minimal dia bersedia di do’akan atau dibacakan Al Qur’an dan dipahamkan bahwa mampu melihat jelmaan jin adalah bukan kelebihan namun kekurangan.
- Yang melakukan ruqyah bisa praktisi ruqyah juga bisa ibu atau ayah dari anak. Jika dengan praktisi lain, maka ayah dan ibu harus ikut mendengarkan.
- Lakukan muqodimah seperti biasa, lalu bacakan ayat-ayat Ruqyah lengkap sambil mendekap dan meletakan tangan di dadanya.
- Setelah selesai, tutup wajahnya dengan telapak tangan kanan dan bacakan surah Al Anam 103 ditelinganya untuk menjangkau persembunyian jin dalam tubuh, lalu bacakan surah Al Mukmin 97-98, Al Mukminun 115. Bacakan An Nass dan tiup dada dan telinganya, bacakan Yasiin ayat 9 niatkan untuk menutup penglihatannya dari mahluk halus, dan tiup matanya.
- Ajak dia (juga Ayah dan Ibunya) untuk membangun (memperbaiki shalat dan akidahnya jika udah remaja menuju dewasa).