CARA RUQYAH SIHIR IKATAN / SIHIR RABTH

# Tutorial 49 SIHIR RABTH 
CARA RUQYAH SIHIR IKATAN / SIHIR RABTH 
Sihir Rabth (sihir Ikatan) ini adalah sihir yang bekerja pada organ vital/seksual laki-laki atau perempuan sebagai upaya merusak hubungan suami istri, hingga perceraian. .

Syaikh wahid Abdussalam Bali menuliskan ada 5 jenis sihir Ikatan ini:
1. Sihir Ikatan Halangan: Sihir ini biasanya terjadi pada wanita. Sang istri tidak bisa digauli suaminya dengan berbagai alasan yang tidak dikehendaki sang istri, dalam kondisi parah kedua paha istri  terkunci saat mau melakukan hubungan suami istri
2. Sihir Ikatan Hilang Rasa; Sihir ini juga bisa bekerja pada sistem penerima rangsang di otak wanita, hingga korbannya tidak menikmati hubungan suami istri atau merasa hambar selama bertahun-tahun berhubungan suami istri
3. Sihir Ikatan Pendarahan: Sihir ini terjadi pada wanita (istri), jin bekerja di rahim wanita (menarik otot di rahim) atau meloncat secara tiba-tiba keluar dari aliran darah yang di ikutinya hingga menimbulkan pendarahan hebat di waktu-waktu jimak, sehingga istri menganggap itu adalah Haid.
4. Sihir ikatan Sumbat; Sihir ini terjadi pada wanita, saat mau melakukan hubungan seksual tiba-tiba ada daging yang menghalangi sehingga tidak terjadi proses “hubungan”.
5. Sihir Ikatan Pendalaman; Sihir ini terjadi pada wanita juga, sihir ini biasanya terjadi pada pengantin baru. Dimana sang laki-laki merasakan bahwa istrinya tidak “perawan” lagi.

Catatan: Sihir ini juga bisa bekerja dengan membuat wanita tiba-tiba haid saat mau berhunbungan suami istri atau mau diruqyah.

Cara Pengobatan Sihir Ikatan:  
1. Lakukan muqodimah Ruqyah.
2. Bacakan atau dengarkan Ayat-Ayat Ruqyah, jika dibacakan oleh seseorang (suami/praktisi ruqyah) bacakan di dekat telinganya sambil meletakan telapak tangan dipusat sihir (sakit).
3. Bacakan surah Al Furqon 23 sebanyak 100 kali atau lebih hingga ia terjatuh pingsan.
4. Buat Air ruqyah (lihat tutorial membuat Air Ruqyah) dengan ayat membacakan ayat pembatal sihir (Al A’raf 117-122, Yunus 81-82 Taha 69) sebanyak 7 kali dan minumkan rutin selama 7hari.
5. Ambil 7 lembar daun bidara segar, dan lembutkan (tumbuk) dan larutkan dengan air dalam baskom. Dekatkan bibir ke air lalu bacakan Ayat Kursi, al Ikhlas, Al Falaq, An Nass sebanyak 7kali dan minum serta mandikan selama 7 hari.

Dalil: Al Hafidz Ibn Hajar Al Asqolani berkata dalam Fathul Bari (10/233), bahwa Abdurrazak meriwayatkan dari jalan Asy-Sya’bi, ia berkata; “Tidak mengapa dengan pengobatan yang dilakukan orang-orang arab (nasyrah’arabiyah) yaitu seorang keluar di tempat semak belukar kemudian mengambil beberapa daun dari sebelah kanan dari kirinya lalu ditumbuk dan dibacakan dan dipakai mandi”. Syaikh wahid Abdussalam Bali berkata; “Membaca kepadanya mu’awidzat dan ayat Kursi”.

6. Bacakan Al Fatihah, Ayat Kursi, Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nass sebanyak 70 kali atau lebih selama 3 atau 7 hari .
7. Ambil wadah keramik bersih dan tuliskan padanya surah Yunus 81-82 dan basuh dengan minyak Habbatussauda dan oleskan ke dahi dan dada secara rutin selama tiga hari. Syaikh Ibn Taimiyah telah membolehkan dalam fatwanya (Majmul al Fatwa 19/64) menuliskan Al Qur’an atau dzikir-dzikir kemudian melarutkannya dan meminumkannya kepada orang sakit.  

Subscribe to receive free email updates: