TEHNIK TEKANAN RUQYAH

Tehnik berikutnya adalah dengan cara menekan titik pusat sakit sambil membacakan ayat-ayat Ruqyah.

Hal ini berdasarkan sebuah hadits dari Aisyah Ra, saat Rasulullah  ﷺ mengobati salah satu sahabatnya. Bahwasannya “Nabi , ﷺ apabila ada seorang yang mengeluh karena ada sesuatu yang dirasa sakit pada dirinya atau ada luka, baik kecil ataupun besar, maka Nabi s.a.w. berdoa dengan menggunakan jari tangannya sedemikian”. Sufyan bin ‘Uyainah yang meriwayatkan hadits ini menunjukkan cara menggunakan jari itu, yakni telunjuknya diletakkan di bumi lalu diangkat dan di waktu meletakkan itu mengucapkan:

”Dengan menyebut nama Allah, ini adalah tanah bumi kita, dicampur dengan ludah sebagian dari kita, dengannya dapat disembuhkan orang sakit diantara kita, dengan izin Tuhan kita.“

FUNGSI APLIKATIF DAN PENGEMBANGAN TEHNIK TEKANAN
 Menyirnakan Penyakit.
Alhamdulillah berbagai sakit semisal migrain, pegal menahun, kolesterol, gula, bahkan pengapuran bisa disembuhkan hanya dengan menekannya sambil dibacakan ayat-ayat Ruqyah selama beberapa menit hingga hilang.

 Menyiksa Jin.
Alhamdulillah tehnik ini juga menjadi senjata mutakhir untuk menyiksa jin yang bersembunyi di titik-titik tertentu (persembunyian/tempat jin tinggal dalam tubuh biasanya ditandai dengan sakit dibagian tubuh
tertentu).

 Mendeteksi/Menelusuri.
Alhamdulillah tehnik ini juga berfungsi menelusuri/mencari titik-titik tertentu dalam tubuh dimana jin bersembunyi. Salah satu titik-titik persembunyian mereka adalah disekitar titik yang telah ditentukan ahli bekam (lihat gambar)

 Penelusuran disekitar Aliran darah.
Lakukan tekanan sambil membacakan ayat ruqyah di semua aliran darah (arteri besar/lihat gambar). Jika pasien merasa sakit, maka disanalah letak sumber penyakit atau dimana sihir bekerja menyakiti.

Hal ini berdasarkan keumuman hadits dari Shafiyyah binti Huyay ra, yang meriwayatkan sabda Rasullullah  ﷺ bahwa “Sesungguhnya syaitan berpindah pada tubuh anak adam melalui jalan darahnya”. Hadits ini dinukil dari kitab Rududun ‘ala Bathil (2/138)

Tips: Jangan terkecoh saat pasien menjerit dan menyuruh menghentikan pijatan karena sakit yang dirasanya saat ditekan dengan jari, yakinkan bahwa yang sakit itu bukan pasien tapi jin nya. Cara meyakinkan pasien sangat mudah, sadarkan dia (sadarkan secara total, ajak dia beristighfar dan menghadirkan jiwanya)tekan bibir bagian atas dibawah hidungdan suruh tarik nafas yakinkan bahwa yang berbicara dengan anda itu dia bukan jin yang ada dalam tubuhnya. Dan tekan lagi titik tadi, insya Allah pasien tidak akan merasakan sakit. Jadi ia merasakan sakit saat dalam kondisi tidak sadar atau setengah sadar.

 Tekanan Sektoral di Sepanjang Tulang Belakang Lakukan tekanan di titik sesuai penyakit yang diderita (lihat gambar) misal tititk C1 dan C2 (untuk sakit disekitar kepala, mata, sinus, lidah dan anggota dimuka dan seterusnya) dengan 2 atau 3 jari tangan sambil membaca ayat ruqyah.

Jika penyakit tidak hafal atau belum diketahui di daerah mana yang sakit, maka cukup lakukan tehnik usapan sektoral dengan telapak tangan dari atas kebawah atau sebaliknya (dibahas di tehnik berikutnya).

 Penggabungan Tehnik SEFT untuk Pasien Depresi.
Alhamdulillah, setelah melakukan percobaan untuk menekan/mengetuk dengan jari (baik satu, dua atau 3 jari) sambil membacakan Ayat Ruqyah terjadi perubahan yang drastis dalam kesadaran pasien. Saya menggunakan titik-titik ini untuk menyadarkan pasien, baik kesurupan, dari rasa sakit yang bersifat sihir (merasa sakit luarbiasa saat ditekan didaerah tertentu saat ruqyah) ataupun menyadarkan pasien dari depresi.

Alhamdulillah, setelah melalui experimental, penekanan dititik ini juga menyembuhkan kelainan homosex, lesbian dan phobia binatang dan penyucian jiwa dari masalalu. Hal ini bergantung pada kemampuan teraphist dalam mengolah kata untuk menyemangati atau mengajak pasien kembali pada fitrah.

Alhamdulillah, titik ini juga merupakan tempat persembunyian jin-jin mahabbah (sihir mahabbah, perceraian atau berbagai bentuk jin yang melancarkan misi mengubah kesadaran pasien dari benci ke cinta dan sebaliknya) atau jin-jin yang mencintai manusia.